Kekerasan  dikalangan remaja kian merebak dan terorganisasi. Itulah tulisan yang  saya baca di sebuah harian surat kabar  Kompas hari Minggu tertanggal 11 November 2007 yang lalu. Itu terungkap setelah ada orang tua siswa melapor ke Kepolisia.

Kaget bercampur sedih, betapa tidak, anak saya sekolah di SMP 85 bersebelahan dengan SMA 34, dan tidak tertutup kemungkinan dia juga ingin masuk di SMA tersebut. Dan saya sendiri menilai SMA 34 cukup tertib dan teratur. Itu bisa dilihat sewaktu mereka mengadakan acara perpisahan tahun lalu.

Kekerasan itu terbongkar lewat penuturan Herry S Sirath, orang tua Fadhil. (lagi…)